Medan, 15 Maret 2025 – Kapolrestabes Medan bersama Walikota Medan memimpin apel gabungan 3 pilar yang melibatkan unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan Ramadan. Kegiatan ini dilanjutkan dengan patroli oleh Satuan Tugas (Satgas) Anti Tawuran guna mencegah aksi kriminalitas yang kerap meningkat saat bulan suci berlangsung.
Apel gabungan ini berlangsung di Lapangan Merdeka Medan dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, camat, lurah, serta tokoh masyarakat. Dalam sambutannya, Kapolrestabes Medan menegaskan bahwa kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang kondusif selama Ramadan.
“Kami akan memastikan keamanan masyarakat selama bulan Ramadan dengan meningkatkan patroli dan penegakan hukum terhadap potensi gangguan keamanan seperti tawuran, balap liar, dan aksi kriminalitas lainnya,” ujar Kapolrestabes Medan.
Walikota Medan dalam kesempatan yang sama juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung upaya pemerintah dan kepolisian dalam menjaga ketertiban. Ia menekankan bahwa keberhasilan menciptakan suasana Ramadan yang damai tidak hanya bergantung pada aparat keamanan, tetapi juga peran aktif masyarakat.
“Kami berharap semua pihak, terutama para orang tua dan pemuda, dapat ikut serta dalam menjaga ketertiban dengan menghindari aksi tawuran dan kegiatan yang dapat mengganggu ibadah Ramadan,” kata Walikota Medan.
Setelah apel, tim gabungan langsung melakukan patroli skala besar ke berbagai titik rawan tawuran di Kota Medan, seperti kawasan Medan Timur, Medan Barat, dan beberapa daerah yang sering menjadi lokasi bentrokan antar kelompok pemuda. Patroli ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah potensi konflik sejak dini.
Selain patroli, Pemerintah Kota Medan juga menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan selama bulan Ramadan. Program ini melibatkan tokoh agama, pemuda, dan organisasi kemasyarakatan dalam memberikan edukasi tentang dampak negatif tawuran dan aksi kriminal lainnya.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, diharapkan bulan Ramadan di Kota Medan dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh ketenangan bagi seluruh warga.
© 2025 berita harian postmetro